Microsoft
Office Word 2007
merupakan sebuah program aplikasi pengolah kata (Word Processor) buatan Microsoft
Corporation. MS. Word 2007 merupakan hasil pengembangan dari beberapa versi
sebelumnya. MS. Word tampil lebih user friendly dan sudah menggunakan ribbon
sebagai standar baru dalam menampilkan menu-menu tool. Berdasarkan klaim
mereka, ribbon adalah sebuah inovasi yang kelak di masa mendatang menjadi
sebuah standar bagi tampilan menu.
Bagi
yang baru bermigrasi dari Word 2003 ke MS. Word 2007 tidak perlu panik dengan
pemandangan yang begitu asing tersebut. Anda hanya perlu sedikit adaptasi dan
setelah itu, Anda akan merasakan efisiensi dan kemudahan dalam bekerja. Bila
Anda kurang percaya, silahkan buka MS. Word 2007, letakkan pointer mouse ke
area area menu, kemudian putar tombol gulir. Apa yang terjadi? Anda benar! Anda
dapat membuka pintu akes ke setiap ribbon hanya dengan putaran tombol gulir
saja.
Kembali
ke masalah menu icon, MS. Word 2007 mengenal istilah tab, ribbon, dan group
dalam menyajikan menu tool. Berbeda dengan Word 2003 dan sebelumnya yang hampir
100% dikuasai Kaum Bar-Bar (Titlebar, Menu Bar dan Toolbar).
Perbedaan
antara Tab, Ribbon dan Group
Tab adalah sederetan menu yang ditandai
dengan teks. terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, dll.
Ribbon adalah area yang digunakan untuk
menampilkan tab dan menu dari tab yang aktif.
Group
adalah kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan fungsi.
Jadi, Ribbon menyediakan tab yang terdiri dari menu, dan menu sendiri terdiri
dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki
kesamaan fungsi.
Tampilan
jendela MS.Word 2007

Office
Button
Secara
umum, Office Button terdiri dari dua area, yaitu area kiri dan area kanan. Area
kiri berisi perintah seperti New, Open, Save, Save As, Print, Prepare,
Send, Publish, dan Close. Sedangkan di area kanan berisi
pintasan file dokumen.
Pada
bagian bawah layout ini terdapat dua tombol perintah, yaitu Word Option (digunakan
untuk melakukan properti terhadap MS Word 2007) dan Exit Word (digunakan untuk
menutup jendela MS Word). Berikut ini adalah contohnya.

*Keterangan:
|
Nama
Icon
|
Keterangan
|
|
New
|
digunakan
untuk membuat file dokumen kosong baru
|
|
Open
|
digunakan
untuk membuka file dokumen yang tersimpan
|
|
Save
|
perintah
untuk menyimpan file dokumen aktif
|
|
Save
As
|
digunakan
untuk menyimpan file dokumen ke dalam format tertentu
|
|
Print
|
digunakan
untuk mencetak file dokumen yang sedang aktif
|
|
Prepare
|
digunakan
untuk melakukan properti khusus terhadap file dokumen aktif
|
|
Send
|
digunakan
untuk mengirimkan file dokumen aktif sebagai email / facsimile
|
|
Publish
|
perintah
untuk menerbitkan dokumen aktif ke website / blog / dll
|
|
Close
|
digunakan
untuk menutup file dokumen aktif
|
Mengenal
Fungsi Icon pada Tab Home

Tab
Home terdiri dari lima Group yaitu, Clipboard, Font, Paragraph, Styles
dan editing.
Group
Clipboard

Group
Clipboard terdiri dari sekumpulan menu yaitu:
Paste
: untuk menempelkan hasil copy atau cut.
Cut
: untuk memotong teks/objek terpilih.
Copy
: untuk menggandakan teks/objek terpilih.
Format
Painter :
digunakan untuk meniru format halaman dokumen ke
dalam dokumen lainnya.
*
Tombol panah kecil di sudut kanan-bawah setiap Group digunakan untuk mengakses
pengaturan lanjutan mengenai fungsi suatu Group.
Group
Font

Menu-menu di Group Font secara
khusus berfungsi untuk pemformatan seputar huruf.Terdiri dari :
Font
: untuk memilih jenis huruf
Font
Size : untuk mengatur ukuran huruf
Grow
Font : untuk memperbesar ukuran huruf secara instan
Shrink
Font : untuk memperkecil ukuran huruf secara instan
Change
Case : untuk mengubah status huruf kapital/huruf kecil
Clear
Formatting : untuk menghapus pemformatan teks terpilih
Bold
: untuk menebalkan teks terpilih
Italic
: untuk memiringkan Teks terpilih
Underline
: untuk memberikan garis bawah pada teks terpilih
Strikethrough
: memberikan tanda coret padateks terpilih
Subscript
: untuk mengetik karakter pemangkatan
Superscript
: untuk mengetik karakter pemangkatan
Text
Effect : untuk memberikan efek artistik pada teks terpilih
Text
Highlight Color : untuk memberikan warna stabilo di belakang teks terpilih
Font
Color : untuk mengatur warna teks terpilih.
Group
Paragraph

Group
Paragraph terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk
mengatur paragraf teks. perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
Bullets
: untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
Numbering
: untuk memberikan format penomoran di tiap paragraf terpilih
Decrease
Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kiri
Increase
Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kanan
Left-to-Right
: untuk menjadikan arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
Right-to-Left
: untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
Sort
: untuk menyortir data
Show
Paragraph Marks : untuk menampilkan / menyembunyikan tanda koreksi paragraf
Align Text Left : untuk mengatur teks
rata kiri
Center : untuk mengatur teks rata
tengah
Align Text Right : untuk mengatur
teks rata kanan
Justify : untuk mengatur teks rata
kanan-kiri
Line Spacing : untuk mengatur jarak
antar baris teks
Shading : untuk mengatur warna latar
teks terpilih
Border : untuk memberikan garis tepi
pada teks terpilih.
GROUP
STYLES
Group
Styles terdiri dari dua menu. Yaitu:
Heading
Styles : berisi pilihan
format judul/subjudul dari paragraf terpilih
Change
Styles : berisi
pilihan pengaturan tema paragraf
Group
Editing

INSERT

Tab
Insert
digunakan untuk menyisipkan objek ke dalam dokumen yang dikelola. Baik berupa
objek gambar, tabel, Shape, dan karakter spesial (Symbols). Bahkan
dengan tab Insert tersebut, user bisa menyisipkan link ke file yang berada di
luar dokumen, bahkan ke internet.
Secara
umum perintah yang terdapat di Ribbon Insert terdiri dari 7 Group perintah yang
memiliki kesamaan fungsi. Beberapa Group yang terdapat di tab ini adalah: (1)
Pages, (2) Tables, (3) Illustrations, (4) Links, (5) Header & Footer, ( 6)
Text, dan (7) Symbols.
A.Fungsi Icon Di Group Pages

|
KATA
KUNCI
|
|||
|
Cover
Page
|
digunakan
untuk menyisipkan serta memilih jenis halaman sampul.
|
||
|
Blank
Page
|
untuk
menyisipkan halaman kosong baru dalam suatu file dokumen
|
||
|
Break
Page
|
untuk
memisah suatu halaman file dokumen
|
||
Cover
Page
dibutuhkan saat user ingin membuat halaman sampul dari suatu file yang sedang
digarap, merupakan fitur teranyar MS. Word yang sudah built-in sejak MS Word
rilisan 2007 yang lalu. User bisa memilih bentuk sampul serta melakukan setting
seperlunya, jadilah halaman sampul yang formal tanpa mengurangi nilai estetika.
Sedangkan
Blank Page digunakan untuk membuat halaman kosong baru. Ini sangat
membantu user saat pengelolaan dokumen harus pindah ke halaman baru, padahal
baru setengah halaman yang terisi teks. Jadi user tidak perlu menekan Enter
ratusan kali untuk mendapatkan halaman baru. Ini sesuai dengan visi MS. Word
seabgai aplikasi perkantoran yang simpel, praktis dan efisien.
Break
Page
sangat dibutuhkan terutama saat user ingin memisahkan beberapa paragraf menjadi
dua halaman. sebagai ilustrasi, dalam suatu dokumen teridiri dari 10 paragraf
yang berjejal di satu halaman saja, terus user ingin menjadikannya sebagai dua
halaman, maka user cukup meletakkan kursor di bagian akhir paragraf yang ingin
dijadikan halaman pertama, klik icon Break page. Maka paragraf sesudah tanda
kursor tadi akan berpindah ke halaman berikutnya. Bila dalam hal ini user
menggunakan icon Blank Page, maka antara paragraf sebelum kursor dan setelahnya
akan terpisah dengan satu halaman kosong.
B.
Fungsi Icon di Group Tables

|
KATA
KUNCI
|
|
Insert
Table
|
untuk
menyisipkan tabel melalui dialog Insert Table
|
|
Draw
Table
|
untuk
menyisipkan tabel dengan cara menggambar di halaman dokumen
|
|
Convert
Text to Table
|
digunakan
untuk menjadikan teks terpilih berada dalam tabel
|
|
Excel
Spreadsheet
|
untuk
menyisipkan tabel dalam bentuk lembar kerja Excel
|
|
Quick
Table
|
untuk
menyisipkan tabel instan yang sudah tersedia jenis dan bentuknya di dalam MS.
Word 2010
|
Saat
user meng-klik icon Table, akan muncul flyout yang berisi
perintah-perintah tersebut dengan judul Insert table. Pada pilihan pertama
terdapat built-in tabel. Disini user cukup memilih jumlah tabel dengan
menggerakkan pointer secara diagonal dan diakhiri dengan klik kiri mouse untuk
menerapkan jumlah tabel terpilih. Disini jumlah tabel terbatas dalam 10 tabel.
Insert
Table…
digunakan untuk menyisipkan tabel melalui dialog box. User perlu menentukan
jumlah kolom ke samping di area Number of Columns serta mengisi kotak Number of
Rows untuk menentukan jumlah kotak ke bawahnya. Disini jumlah tabel maupun
kolom tidak dibatasi, jadi user dapat menyisipkan tabel sepuasnya melalui
perintah ini.
Draw
Table
berfungsi untuk menyisipkan tabel dengan menggambar secara manual di area
dokumen. Saat icon ini di-klik, pointer mouse langsung berupa menjadi pensil
yang dinamis. Drag secara diagonal untuk membuat gambar tabel berbentuk kotak.
Bila di-drag secara diagonal akan membentuk garis lurus namun tidak melupakan
ekstensinya sebagai tabel. Bila user membuat garis ini secara berurutan, maka
spasi antar garis yang dibuat akan menjadi area dalam suatu tabel.
Convert
Text to Table
digunakan untuk mengkonversi atau mengubah paragraf terpilih menjadi berbentuk
tabel. Disini program berjalan secara stereotip. Program hanya melihat adanya
jejak tombol Tab dan Enter di keyboard. Bila hanya ada dua paragraf yang
terseleksi maka hasilnya hanya ada dua kotak atas-bawah. Apabila teks yang
terseleksi terdiri dari dua paragraf yang spasinya menggunakan tab, maka hasilnya
terdapat dua kolom ke samping dan dua baris ke bawah.
Excel
Spreadsheet
digunakan untuk menyisipkan tabel dengan format lembar kerja Excel. dengan
fitur ini user dapat memasukkan rumus fungsi layaknya di lembar kerja Excel.
Jadi, user dapat menghadirkan spesifikasi Excel biarpun sebenarnya sedang
bekerja di aplikasi word processor.
Quick
Tables berfungsi
untuk menyisipkan jenis tabel sesuai jatah yang tersedia di MS. Word 2010 ini.
User dipersilahkan untuk memilih jenis dan tema tabel yang diinginkan. Dalam
menu tersebut user dapat memilih desain kalender dll. sesuai bentuk yang
tersedia.
C. Fungsi Icon di Group
Illustrations
KATA
KUNCI
|
Picture
|
digunakan
untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komputer
|
|
Clip
Art
|
untuk
menyisipkan gambar-gambar ilustrasi yang tersedia di library program
|
|
Shapes
|
digunakan
untuk menyisipkan objek gambar autoshape
|
|
SmartArt
|
digunakan
untuk menyisipkan gambar dalam bentuk organization
|
|
Chart
|
digunakan
untuk menyisipkan diagram
|
Picture merupakan perintah yang digunakan
untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komuter atau di media removable
lainnya. Dengan ini user dapat menyisipkan gambar atau foto. Saat user
menggunakan perintah ini, user akan masuk ke jendela penjelajahan file untuk
mengakses gambar di lokasi tertentu yang ingin disisipkan ke lembar dokumen.
Clip
Art
digunakan untuk menyisipkan gambar-gambar clip untuk tujuan ilustrasi yang
berkaitan dengan tema yang dibahas dalam dokumen. Di samping itu, gambar Clip
Art dapat berfungsi sebagai elemen pemanis dari dokumen yang tergarap, tentunya
sesuai dengan yang tersedia di library program. Namun demikian user dapat
mengunduhnya dari situs resmi Microsoft Corporation.
Shapes digunakan untuk menyisipkan objek
geometris yang telah memiliki bentuk, seperti segitiga, lingkaran, bintang,
segi empat, dll. Bisa dibayangkan, betapa sulitnya membuat gambar lingkaran
dengan mengandalkan garis yang dibuat secara manual. Namun fakta berkata
sebaliknya karena adanya fasilitas Shape ini. User dapat membuat objek
lingkaran yang ideal dengan cukup menyisipkannya melalui Shape tersebut.
SmartArt merupakan fitur jelmaan
Organization Chart di Word 2003 yang kini diamputasi di MS Word 2007 ini. Tak
sekedar berubah nama. Siluman fitur 2003 ini memang sarat dengan objek inovatif
dengan sosok tiga dimensi sebagai andalan. SmartArt berisi fitur untuk membuat
gambar terstruktur yang lebih bersifat ilustratif. User bisa membuat ilustrasi
jenis-jenis binatang melalui fasilitas ini.
|
D.
Fungsi Icon di Group Links
KATA
KUNCI
|
|
Header
|
digunakan
untuk mengatur kepala halaman suatu file
|
|
Footer
|
digunakan
untuk melakukan setting terhadap kaki halaman suatu file
|
|
Page
Number
|
digunakan
untuk melakukan setting terhadap homor halaman
|
Header digunakan untuk mengatur kop atau
kepala halaman suatu file. Biasanya suatu dokumen resmi perlu dibubuhi kop dari
suatu organisasi. Dengan fasilitas Header tersebut, user dapat memberikan serta
mengatur format header. Disitu terdapat beberapa format Header yang sudah
built-in. User dapat memilih salah satunya yang sesuai.
Footer digunakan untuk mengatur atribut
suatu halaman berupa kaki halaman. Biasanya di bagian footer berisi nomor
halaman serta atribut komplementer lainnya. Seperti halnya header.
F.
Fungsi Icon di Group Text

|
KATA
KUNCI
|
|
Text
Box
|
digunakan
untuk menyisipkan kotak yang dapat diisi dengan teks
|
|
Quick
Parts
|
digunakan
untuk mengatur teks otomatis dll
|
|
WordArt
|
digunakan
untuk menyisipkan teks bergaya artistic
|
|
Drop
Cap
|
digunakan
untuk menyisipkan huruf kapital besar pada awal paragraph
|
|
Signature
Line
|
digunakan
untuk menyisipkan tanda tangan digital
|
|
Date
& Time
|
digunakan
untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini
|
|
Object
|
digunakan
untuk menyisipkan objek dengan ekstensi OLE
|
Text
Box
berfungsi untuk menyisipkan kotak teks sesuai dengan pilihan yang tersedia di
menu tersebut. dengan ini user tidak perlu menyisipkan objek Shape yang
kemudian di-Add text. Disini user juga bisa melakukan setting seperlunya
terhadap Text Box yang telah disisipkan.
Quick
Parts
merupakan menu yang menyediakan perintah-perintah, antara lain : (1) Autotext
digunakan untuk mengatur teks otomatis, (2) Document Property untuk mengatur
atribut dokumen [titel, tag, dll] (3) Field digunakan untuk menyisipkan Field
atau judul tabel [dapat diset sebagai nomor otomatis sebagaimana di Access dan
di Excel] (4) Building Blocks Organizer digunakan untuk mengatur seputar
partikulasi Quick Parts (5) Save Selection to Quick Parts Gallery digunakan
untuk menyimpan pemformatan dari teks terpilih ke dalam Quick parts Gallery.
WordArt digunakan untuk menyisipkan teks
bergaya artistik. Dengan fasilitas ini user bisa menyisipkan tulisan-tulisan
artistik 3 dimensi dan efek-efek lainnya. User akan diminta untuk memilih salah
satu jenis Wordart, kemudian mengetikkan teks setelah terdapat perintah “Your
Text here” dan dengan satu langkah lagi user sudah membuat teks dengan gaya dan
efek yang fantastik.
Drop
Cap
digunakan untuk menysipkan huruf kapital dengan ukuran lebih besar di awal
suatu paragraf. Disini lagi-lagi user disuguhi menu pilihan untuk mengambil
salah satu bentuk Drop Cap yang diinginkan.
Signature
Line
digunakan untuk menyisipkan anda tangan digital melalui layanan khusus yang
disediakan Microsoft Corporation.
Date
& Time
digunakan untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini sesuai dengan tanggal dan
waktu yang berlaku dalam sistem. dengan ini user tidak perlu lagi mengutak-atik
kalender atau bahkan membeli jam tangan hanya untuk membubuhkan tanggal dan
waktu di surat undangan. Gunakan perintah ini untuk memasukkan waktu dan
tanggal terkini di komputer.
Object digunakan untuk menyisipkan objek
embedded, berupa objek yang dapat dprogram sehingga dapat menjalankan script
tertentu. Objek yang dapat disisipkan dari perintah ini harus berupa objek
dengan ekstensi OLE atau Object Linked Embedded.
G.
Fungsi Icon di Group Symbols

Equation: digunakan untuk menyisipkan
simbol-simbol persamaan, terutama dalam bidang matematika.
Symbol: digunakan untuk menyisipkan karakter
khusus

.Icon
perintah yang terdapat di Tab Page Layout digunakan untuk pengaturan tataletak
halaman dokumen Word. Tab ini terdiri dari 5 Group perintah, yaitu : (1)
Themes, (2) Page Setup, (3) Page Background, (4) paragraph, dan (5) Arrange.
A.
Icon Perintah di Group Themes

|
KATA
KUNCI
|
|
Themes
|
digunakan
untuk memilih tema halaman yang meliputi warna halaman berikut warna
hurufnya.
|
|
Color
|
digunakan
untuk mengatur warna tema halaman.
|
|
Fonts
|
digunakan
untuk mengatur tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen aktif.
|
|
Effect
|
digunakan
untuk mengatur tema efek terhadap objek Shape yang terdapat di halaman
dokumen.
|
Menu
Themes menyediakan sejumlah bentuk tema halaman secara praktis. Dengan
fitur ini user dapat dengan mudah membuat dokumen artistik tanpa harus
profesional di bidang setting layout
Colors berfungsi untuk memilih warna tema
dengan urutan warna secara hierarkis. Pun juga, user dapat men-custom sendiri
warna tema tertentu melalui menu ini
Menu
Fonts secara spesifik digunakan untuk memilih tema huruf. User
disediakan jatah tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen
Menu
Effects bergerak khusus di bidang pemberian tema efek terhadap objek
geometris di halaman dokumen.
B.
Icon Perintah di Group Page Setup
Menu-menu
yang terdapat di group Page Setup disediakan untuk melakukan pengaturan
halaman, yakni dalam bidang ukuran kertas, margin halaman, pengaturan kolom
teks, dll. Halaman dokumen dapat diatur sesuai dengan keinginan user, terutama
untuk melakukan sinkronisasi dengan jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan
nantinya. Adapun menu perintah yang terdapat di group Page Setup yaitu : (1)
Margins, (2) Orientations, (3) Size, (4) Columns, (5) Breaks, (6 ) Line
Numbers, dan (7) Hypenation.

KATA
KUNCI
|
Margins
|
digunakan
untuk mengatur batas teks di halaman dokumen.
|
|
Orientation
|
digunakan
untuk mengatur posisi kertas.
|
|
Size
|
digunakan
untuk mengatur ukuran halaman.
|
|
Columns
|
digunakan
untuk mengatur jumlah kolom teks.
|
|
Breaks
|
digunakan
untuk mengatur kontinuitas halaman maupun kolom teks.
|
|
Line
Numbers
|
digunakan
untuk mengatur kontinuitas nomor baris teks.
|
|
Hypenation
|
digunakan
untuk memisahkan suku kata dengan tanda hubung secara otomatis.
Menu Margins digunakan
untuk mengatur batas teks di halaman dokumen. Dengan menu ini user dapat
mengatur sendiri ukuran batas teks sebelah kanan, kiri, atas, dan bagian
bawah halaman. Di menu ini user telah disediakan bentuk margin bentuk
standar. Namun user tetap berpeluang untuk melakukan kustomisasi terhadap
file dokumen garapannya.
Sedangkan
menu Orientations digunakan untuk mengatur posisi kertas
sesuai keinginan pengguna. Disini hanya terdapat dua pilihan, yaitu potrait
untuk posisi kertas tegak dan landscape untuk posisi kertas datar.
Menu Size digunakan
untuk mengatur ukuran halaman dalam rangka adaptasi dengan kertas yang
nantinya akan dijadikan media cetak. Di menu ini user telah disediakan
beberapa ukuran kertas standar namun ia tetap berkesempatan untuk
mengkustomisasi ukuran sesuai dengan keinginan.
Menu Columns digunakan
untuk mengatur jumlah kolom teks pada dokumen yang tengah digarap. Dengan
menu ini user dapat menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di bagian ini
MS. Word juga memberikan satu peluang bagi user untuk melakukan kustomisasi
terhadap kolom teks dari dokumen yang digarap.
Menu Breaks digunakan
untuk memisahkan halaman, kolom teks, dll. Menu ini sejatinya sudah punya
lokasi di ribbon Insert namun masih juga pesan tempat di ribbon Page Layout
ini. Rupanya MS. Word punya setumpuk alasan mengapa menu ini muncul dua kali
di tempat yang berbeda. di ribbon Insert icon ini berupa perintah langsung
untuk memisahkan suatu halaman. Namun di ribbon Page Layout, icon ini justru
berupa menu pilihan. Di dalamnya terdapat beberapa perintah yang mendukung
untuk memisahkan halaman, memisahkan kolom teks, bahkan untuk mengakhiri
seksi tulisan. Selain itu, juga menyediakan fasilitas untuk men-sett nomor
halaman, juga berisi perintah untuk melanjutkan kembali format yang telah di-break
sebelumnya.
Line Numbers digunakan
untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat
kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun
nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user
hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik
perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua
kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran
sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.
Sedangkan
menu Hyphenation digunakan untuk memisah suku kata secara
otomatis dengan tanda hubung saat kata kompleks (terdiri lebih dari dua suku
kata) berada di akhir baris. Kolom yang sempit dan format teks rata kanan-kiri
menyebabkan jarak antar kata kurang ideal. Apalagi didominasi kata kompleks.
Hyphenation menangani perkara ini. Ia akan melakukan idealisasi jarak antar
kata dengan cara memisah partikel kata dengan tanda hubung dan menyisipkan
suku kata setelah tanda hubung ke baris berikutnya secara otomatis, dan
menggabungkannya kembali bila area cukup luas, dalam rangka idealisasi jarak
antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh teks di dokumen, lalu
manfaatkan perintah Hyphenation ini, dan pilih Automatic. Maka Hyphenation
akan bekerja sesuai dengan job description-nya.
|
C. Icon
Perintah di Group Page Background
Perintah-perintah
di group Page Background digunakan untuk mengatur latar belakang halaman file
dokumen yang sedang digarap. Ada tiga menu perintah: (1) Watemark (2) Page
Color, dan (3) Page Borders.

|
KATA
KUNCI
|
|
Watermark
|
digunakan
untuk memberikan efek tanda air di belakang teks.
|
|
Page
Color
|
digunakan
untuk mengatur warna latar halaman.
|
|
Page
Borders
|
digunakan
untuk mengatur garis tepi halaman.
|
Watermark atau tanda air sangat berguna
saat suatu dukumen akan dipublikasikan hanya sebagai contoh dari dokumen
aslinya. Agar bisa dibedakan antara dokumen “kelinci percobaan” tersebut dengan
aslinya maka user dapat membubuhi tanda air berupa tulisan
remang-remang di belakang teks. Selain itu, menu perintah tersebut juga
digunakan untuk menghilangkan tanda air yang telah disematkan. Bahkan, disini
user diberi kewenangan untuk mengkustomisasi tanda air di latarbelakang
halaman. Watermark juga berguna untuk memberikan pesan tertentu di halaman
latar.
Page
Color digunakan
untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap. Disini user disuguhi
sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar dokumen yang tengah
diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk masuk ke opsi
lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen garapannya secara lebih
spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen menjadi lebih berwarna,
sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni. Cuma yang perlu dicatat bahwa
user perlu melakukan sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang
diinginkan. Bila warna teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih
warna background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna
background dengan warna teks harus kontras, namun jangan terlalu norak.
Sedangkan Page
Border digunakan untuk mengatur garis tepi halaman dokumen. garis tepi
dapat berupa garis stamdar maupun dengan kustomisasi yang spesifik. Ini
diperlukan, terutama saat menggarap brosur, piagam, dll. Saat user mengklik
perintah Page Border tersebut maka ia akan masuk ke dialog box yang berisi
pengaturan seputar border halaman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar